Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Senin Kamis

Pada bulan Ramadhan, terkadang ada hal yang menghalangi seorang Muslim untuk menunaikan ibadah puasa secara penuh, sehingga puasanya batal. Jika hal itu terjadi, maka dibutuhkan niat puasa qadha Ramadhan untuk menggantinya.  

Hal-hal yang bisa membatalkan puasa Ramadhan biasanya sakit dan haid (menstruasi pada wanita). Selain itu, pingsan dan muntah juga bisa membatalkan puasa. 

Niat Puasa Qadha Ramadhan 

Berikut ini niat puasa qadha Ramadhan yang bisa diucapkan pada malam sebelum hari penggantian puasa:  

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.”

Arti: 

“Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”   

Niat di atas terkadang disebut juga sebagai niat sahur puasa ganti, karena diucapkan pada malam sebelum sahur untuk puasa ganti.  

Sementara niat nyaur puasa Ramadhan saat berpuasa Ramadhan (bukan ganti) adalah sebagai berikut: 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla.

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Senin Kamis 

Selain niat puasa qadha Ramadhan, niat puasa Senin Kamis di bulan Syawal juga banyai dicari. Ini karena banyak yang menganggap bahwa niat puasa ganti Senin Kamis bisa dilafalkan saat hendak menunaikan puasa qadha. 

Padahal niat puasa qadha di hari Senin dan niat puasa qadha di hari Kamis tidak perlu dipikirkan, karena saat hendak mengqadha puasa, yang dilafalkan adalah niat puasa qadha di atas.    

Sementara niat puasa Kamis sunnah dan Senin sunnah bisa dilafalkan saat hendak mendapatkan pahala atau meminta sesuatu. 

Niat Puasa Senin: 

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatal lillāhi ta’ālā.” 

Arti: 

“Saya niat puasa sunah hari Senin karena Allah Ta’ala.” 

Niat Puasa Kamis: 

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitu sauma yaumal khamisi sunnatan lillāhi ta’ālā.”

Arti: 

“Saya niat puasa sunah hari Kamis karena Allah Ta’ala.”    

Akhir Kata 

Nah, itulah niat puasa qadha Ramadhan dan Senin Kamis yang perlu dipahami oleb seluruh umat Muslim. Tetap semangat di dalam menunaikan ibadah puasa!